Peringatan Maulid Nabi Besar Muhammad SAW tahun 1437H di MAN Model berlangsung sukses

Diposting pada: 2016-02-17, oleh : MAN Model Jambi, Kategori: Kegiatan Sekolah

MAN Model Jambi, kemarin Jum’at  (8/1), di MAN Model berlangsung acara peringatan Maulid Nabi Besar Muhammad SAW. Acara yang berlangsung di lapangan MAN Model ini berjalan sukses.Kesuksesan ini tampak dari tertibnya siswa-siswi MAN Model mengikuti semua acara sampai selesai. Peringatan Maulid Nabi ini di laksanakan pada pagi hari mulai jam 7.00  hingga jam 09.30 WIB. Sebagai pemberi ceramah  dalam acara ini, MAN Model tidak mengambil dari luar tetapi memberdayakan guru dari dalam MAN Model sendiri. Hal ini disampaikan oleh Dr. Darma Putra,M.PKim  dalam sambutannya, selaku wakil kepala bidang kurikulum mewakili Ibu Kepala Sekolah. Hal ini di karenakan di MAN Model banyak sekali potensi – potensi yang belum di berdayakan.  Masih menurut Darma, Ustadz Samsu Akmal, S.Pd.I adalah merupakan salah satu ustadz favorite di Jambi karena beliau merupakan ustadz yang senantiasa aktif mengisi acara ceramah subuh di RRI Jambi .  Dalam setiap acaranya beliau lebih dikenal dengan sebutan Abi Ceria.  Terakhir Darma menyatakan bahwa ustadz Samsu Akmal, S.Pd.I adalah alumni MAN Model Jambi program  MAK  yang lulus tahun 2003.

Dalam uraiannya, ustadz Samsu Akmal, S.Pd.I memaparkan  satu inti pokok yaitu perlunya menghargai orang tua. Hal ini sejalan dengan tema peringatan Maulid Nabi Besar Muhammad SAW kemarin yaitu “Meneladanai Akhlak dan Kepemimpinan Rasulullah”.  Lebih lanjut menurut Ustadz, sebagai seorang anak, Rasulullah adalah seorang anak yang sangat patuh pada orang  tua. Disamping itu bila ditinjau secara umum maka akhlak rasulullah adalah Al Qur’an. Untuk itu sebagai umat islam, maka siswa-siswi MAN Model Jambi diharapkan dapat meneladani akhlak rasulullah dalam kehidupan sehari-hari. Terakhir ustadz berpesan kepada siswa-siswi MAN Model Jambi agar senantiasa mengamalkan ilmu yang didapat khususnya ilmu Al Qur’an, agar ilmu tersebut dapat berkembang dan siswa-siswi MAN Model dapat menerima kebaikan dari ilmu yang diamalkan tersebut. Adapun dasar hadist yang digunakan oleh ustadz adalah “Satu ilmu yang diamalkan akan lebih baik dari sepuluh ilmu yang didiamkan saja”. Semoga kedepannya MAN Model akan dapat melahirkan siswa-siswi yang pintar dan hafal Al-Qur’an. AAMIIN.


Print BeritaPrint PDFPDF

Berita Lainnya



Tinggalkan Komentar


Nama *
Email * Tidak akan diterbitkan
Url  masukkan tanpa Http:// contoh :www.m-edukasi.web.id
Komentar *
security image
 Masukkan kode diatas
 

Ada 0 komentar untuk berita ini

Forum Multimedia Edukasi  www.formulasi.or.id